Pengobatan Ala Nabi Jelas Lebih Baik dari Pada Medis

Semua ilmu itu dari Allah? Allah SWT yang Maha Berilmu itu menurunkan ilmu-Nya kepada manusia. Ilmu Allah yang turun lewat Nabi, termasuk pengobatan Nabi, bersifat umum, luas, global, dan diyakini mutlak benarnya oleh umat Islam. Sebaliknya ilmu kedokteran melalui eksperimen, penelitian, percobaan ilmiah, perenungan, pemikiran, ilham juga khas.

Ilmu kedokteran  yang diperoleh melalui eksperimen ini bersifat relatif kebenarannya. Yang benar hari ini belum tentu benar di kemudian hari. Kalau ilmu pengobatan Nabi sifatnya benar mutlak tapi global, misalnya: tidak ada kan hadits yang memuat cara operasi bedah tulang, cara operasi jantung dll. Nah kedua jalur ilmu itu karena sumbernya sama dari Allah SWT, maka harusnya saling harmonis asal kita tempatkan sesuai dengan posisinya.

Pengobatan nabi bersifat global, umum sifatnya. Karena sifat ajaran pengobatan nabi yang mutlak benarnya itu bersifat umum, maka untuk yang detail-detail diserahkan pengembangannya kepada manusia sendiri. Konsep ini menyebabkan ilmuwan Islam zaman dulu maju berkembang pesat.

Apakah obat-obatan modern itu zat kimia? Ya, tapi herbal juga zat kimia. Nasi, air, gula, kopi, susu, semua zat kimia. Namun tetap bisa dipilih obat modern yang halal, tidak mengandung zat-zat yang diharamkan. Keunggulannya pada obat modern, dosis, efek samping, reaksi alergi sudah diketahui
Sedangkan sebagian herbal tidak diketahui dosis, efek samping, reaksi alergi. Selalu dianggap aman karena bukan zat kimia.
Tapi saya yakin penyebab kesembuhan saya bukan pada garlic atau antibiotika, hanya Allah yang menyembuhkan hamba-hamba-Nya.